Pengikut

Rabu, 11 Jun 2014

Bab: Mahramnya Kemenakan Susuan


عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَكَ تَنَوَّقُ فِي قُرَيْشٍ وَتَدَعُنَا فَقَالَ وَعِنْدَكُمْ شَيْءٌ قُلْتُ نَعَمْ بِنْتُ حَمْزَةَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا لَا تَحِلُّ لِي إِنَّهَا ابْنَةُ أَخِي مِنْ الرَّضَاعَةِ


رَوَاهُ مُسْلِمٌ


Diriwayatkan dari 'Ali r.a.: Saya berkata, Wahai Rasulullah, mengapa engkau sangat mengutamakan (menikahi) wanita-wanita Quraisy dan mengesampingkan wanita-wanita di pihak kami?" Beliau menjawah, "Apakah kalian mempunyai wanita untuk saya?" Saya mcnjawab, "Ya, ada, yaitu putri Hamzah." Rasulullah s.a.w. bersanda, "Dia tidak halal untuk siya karena dia adalah anak saudara saya sesusuan."

Riwayat Muslim

Tiada ulasan:

Catat Ulasan